Transformasi HR untuk era AI
Pemimpin HR perlu bertransformasi dari “mengelola hubungan kerja” menjadi “arsitek cara kerja”
Menurut laporan Global Talent Trends 2026, 65% pemimpin HR di Asia khawatir akan peran HR di perusahaan seiring terjadinya percepatan transformasi digital dan adopsi AI. Pilihannya jelas: HR bisa tetap menjadi fungsi administratif yang harus membuktikan relevansinya di era AI, atau HR dapat tampil dan berperan strategis dalam membentuk cara kerja dan bagaimana tenaga kerja bertransformasi.
Pergeseran tersebut sudah mulai terjadi. 84% pemimpin HR mengatakan bahwa peran mereka berkembang dari “pengelola hubungan kerja” menjadi “pengelola cara kerja”, sementara 81% investor berpendapat bahwa keterlibatan HR dalam pengambilan keputusan strategis sangatlah penting bagi pertumbuhan di masa depan.
Agar tetap relevan, HR harus dapat membentuk bagaimana pekerjaan, keterampilan, teknologi, dan talenta berpadu untuk menciptakan nilai bisnis. Meski begitu, model operasional yang sudah usang, lambatnya proses, keterbatasan kewenangan pengambilan keputusan, serta belum memadainya alat dan sistem digital sering kali dapat membuat HR kehilangan data maupun pengaruh yang dibutuhkan untuk menghubungkan strategi SDM dengan hasil bisnis.
HR harus berevolusi dari fungsi yang tersentralisasi dan berbasis proses menjadi kapabilitas yang fleksibel dan berorientasi pada hasil — yang turut membentuk cara kerja, kecerdasan, dan pengambilan keputusan.
Dari HR Transaksional menuju HR transformasional: pendekatan kami terhadap transformasi HR di era AI
-
Menjalankan dan menyempurnakan operasional dengan lebih baik
Mengoptimalkan dan melakukan outsourcing fungsi pendukung bisnis, menstabilkan ekosistem teknologi HR, dan menciptakan efisiensi operasional dalam skala besar. -
Membangun sistem operasional baru
Merancang ulang cara kerja, membayangkan kembali peran HR, membangun model kolaborasi antar manusia dan mesin, serta menciptakan fondasi digital yang dibutuhkan agar perusahaan dapat beroperasi lebih cepat dan adaptif. -
Memperkuat perubahan
Membangun kesiapan perusahaan, memperkuat kepemimpinan perubahan, dan membekali tenaga kerja dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengadopsi AI dan menerapkan cara kerja baru. -
Kesiapan dan pengelolaan risiko
Memperkuat integritas data, tata kelola, dan pengelolaan ekosistem vendor sehingga perusahaan dapat mengadopsi AI dan alat bantu digital lainnya dengan lebih percaya diri.
Tiga cara Marsh Workforce & Rewards membantu perusahaan melalui layanan HR consulting dan transformasi HR
Tantangan:
- Perusahaan tengah merencanakan otomatisasi AI generatif, namun tim HR mungkin belum tahu harus mulai dari mana.
- HR terlalu terbebani oleh pekerjaan transaksional sehingga sulit fokus pada area yang dapat menciptakan dampak terbesar.
Bagaimana kami membantu:
Kami membantu HR bergerak dari ketidakpastian menuju aksi nyata — menetapkan strategi AI yang jelas, mengaktifkan use case yang paling relevan, dan membangun kapabilitas untuk menerapkan serta mengembangkan AI dengan cara yang memberikan hasil bisnis nyata.
Tantangannya:
- Proses HR masih manual, tidak konsisten, dan terputus dari pengalaman karyawan.
- Minimnya digitalisasi dan standardisasi menciptakan hambatan, baik bagi tim HR maupun karyawan.
Bagaimana kami membantu:
Kami merancang HR dari sudut pandang karyawan — mulai dari memetakan employee journey, penyederhanaan proses, hingga penerapan teknologi yang menciptakan pengalaman modern dan mudah di seluruh siklus tenaga kerja, dari rekrutmen hingga masa pensiun.
Tantangan:
- Lanskap HR dan teknologi HR berkembang lebih cepat daripada kemampuan sebagian besar tim untuk mengikutinya.
- Tanpa panduan yang tepat, perusahaan berisiko tertinggal atau berinvestasi pada prioritas yang kurang tepat.
Bagaimana kami membantu:
Kami menyediakan layanan coaching dan advisory yang fleksibel sesuai kebutuhan — memasangkan tim Anda dengan advisor berpengalaman yang memahami perusahaan Anda, membantu memilah prioritas, dan menjaga transformasi tetap pada jalurnya.
Bagaimana Marsh Workforce & Rewards membantu bank di Jepang meningkatkan visibilitas keterampilan dan memperkuat perencanaan tenaga kerja
Tantangan
Sebuah bank di Jepang menghadapi kekurangan tenaga kerja di berbagai departemen, sehingga semakin sulit mempertahankan kapabilitas spesialis yang dibutuhkan untuk pertumbuhan di masa depan. HR tidak memiliki gambaran terkonsolidasi mengenai keterampilan dan kompetensi karyawan, sehingga membatasi kemampuannya untuk mengidentifikasi kesenjangan kapabilitas, menyelaraskan rencana talenta dengan strategi bisnis, dan mendukung perencanaan suksesi. Karyawan juga tidak memiliki informasi yang cukup untuk menilai keahlian mereka sendiri dan mempertimbangkan jalur karier di masa depan.
Pada saat yang sama, transformasi digital di tingkat perusahaan menyoroti berbagai inefisiensi dalam operasional HR dan kebutuhan akan kapabilitas digital yang lebih kuat dalam fungsi HR tersebut.
Solusi
Marsh Workforce & Rewards bekerja sama dengan bank tersebut untuk menilai proses HR, kebutuhan tenaga kerja, dan kesiapan digitalnya. Melalui analisis bisnis dan wawancara dengan karyawan, baik di dalam maupun di luar HR, kami membantu bank tersebut menyusun roadmap digital HR yang berfokus pada visibilitas keterampilan, perbaikan proses, dan pengalaman karyawan.
Solusi tersebut mencakup pembentukan tim promosi digital di dalam HR serta penerapan platform talent management, chatbot, dan alat pengelolaan pertanyaan serta aplikasi. Platform talenta ini mengumpulkan data terkait keterampilan umum, manajerial, dan spesialis, serta kompetensi karyawan dan kondisi tenaga kerja, sehingga memberikan HR gambaran yang lebih lengkap atas kapabilitas yang tersedia di seluruh organisasi.
Hasil
Dengan advisory dan solusi dari Marsh Workforce & Rewards, bank tersebut berhasil:
- Meningkatkan visibilitas terhadap keterampilan dan kesenjangan tenaga kerja.
- Memperkuat perencanaan talenta, suksesi, dan mobilitas di internal.
- Membantu karyawan mengambil keputusan karier yang lebih tepat.
- Mengurangi hambatan dalam proses HR melalui pemanfaatan alat digital.
Solusi transformasi HR Marsh
-
Peta strategi dan visi HR (Akselerator HR)
Buat peta visi dan strategi masa depan Anda yang mampu mengubah konten, proses, organisasi, dan teknologi HR Anda. -
Model interaksi target HR dan model operasi HR
Membuat model interaksi target HR untuk memenuhi tujuan strategis organisasi dan meningkatkan pengalaman karyawan. -
Desain proses HR, otomatisasi, dan penyederhanaan radikal
Menciptakan momen luar biasa yang berarti bagi semua karyawan memerlukan perhatian khusus terhadap program dan proses karyawan yang sebagian besar dirancang dengan mempertimbangkan interaksi langsung. -
Strategi dan penasihat teknologi HR
Kami dapat menerapkan berbagai solusi dengan sumber daya internal dari Tim Digital kami. Kami bermitra dengan berbagai penyedia untuk memilih solusi terbaik bagi kebutuhan spesifik klien kami. Rekomendasi kami tidak memihak dan tidak bias terhadap vendor tertentu. -
Akuisisi talenta
Solusi akuisisi talenta Marsh membantu klien menyiapkan proposisi nilai karyawan, proses perekrutan, dan teknologi untuk menarik dan mempertahankan karyawan yang penting bagi keberhasilan masa depan mereka. -
Keterampilan HR masa depan
Mercer Learning berkolaborasi dengan penyedia konten terkemuka, menawarkan solusi pembelajaran terukur (digital) terbaik yang disesuaikan dengan persyaratan peningkatan keterampilan HR Anda.
Mengapa Marsh Workforce & Rewards
Marsh Workforce & Rewards menghadirkan kapabilitas HR consulting yang menggabungkan strategi HR, desain model operasional, data tenaga kerja, rewards, keterampilan, pengalaman karyawan, dan advisory teknologi HR. dengan pendekatan ini, kami membantu pemimpin HR merancang ulang fungsi HR agar selaras dengan nilai bisnis.
Dengan keahlian HR di lebih dari 130 pasar dan lebih dari 1.500 konsultan transformasi secara global, kami menggabungkan skala global dengan wawasan praktis tentang tenaga kerja. Kapabilitas kami di bidang health and benefits, investasi dan pensiun, tenaga kerja dan karier, merger dan akuisisi, salary benchmarking, serta people analytics membantu perusahaan membangun fungsi HR yang siap menghadapi masa depan dunia kerja.